Tanah ekspansif memiliki sifat mengembang yang dapat menyebabkan kerusakan pada infrastruktur di atasnya. Analisis dilakukan untuk mengetahui pengaruh stabilisasi tanah dengan campuran kapur 4% dan abu sekam padi dalam variasi 6%, 8%, dan 10% terhadap potensi pengembangan tanah ekspansif. Metode pengujian laboratorium yang dilaksanakan meliputi pengujian sifat fisis dan sifat mekanis tanah. Hasil pengujian tanah asli menunjukkan bahwa karakteristik tanah terklasifikasi ke dalam tanah lempung (CH/A-7-6) dengan potensi pengembangan dengan tingkat tinggi (114,5%). Stabilisasi dengan campuran abu sekam padi dan kapur secara signifikan menurunkan potensi pengembangan hingga terklasifikasi ke dalam tingkatan rendah (26,7%) dari kondisi tanah asli. Kombinasi campuran kapur 4% dan abu sekam padi 10% terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas tanah ekspansif dengan mengurangi potensi pengembangan tanah secara signifikan.
Copyrights © 2025