Perkembangan pesat dunia konstruksi mendorong kebutuhan akan struktur bangunan yang kuat dan waktu pengerjaan yang singkat. Struktur baja menjadi pilihan alternatif pada umumnya karena kekuatan tariknya tinggi dan kemudahan dalam perakitannya. Namun adanya gempa menjadi ancaman utama terhadap kekuatan struktur baja, menuntut perencana bangunan baja tahan gempa yang sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perencanaan struktur baja tahan gempa berdasarkan SNI tahun 2015 dan SNI tahun 2020. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak STAAD Pro V8i. penelitian berupa dokumen peraturan SNI terkait dan data hasil pemodelan struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perumusan antara standar SNI tahun 2015 dan 2020 pada aspek pembebanan. Perbedaan gaya dalam akibat pembebanan mencapai 0,78%, dengan nilai gaya dalam pada SNI 2020 lebih besar. Namun tidak ditemukan perbedaan pada dimensi profil elemen struktur, melainkan pada nilai kapasitas penampang dan kontrol desain elemen baja tahan gempa. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pembaruan standar SNI tahun 2020 meningkatkan aspek keamanan desain struktur baja tahan gempa dibandingkan standar tahun 2015. Kata kunci: Struktur Baja, Baja Tahan Gempa, Perbandingan SNI.
Copyrights © 2025