Perencanaan tenaga kerja (manpower planning) merupakan proses penting dalam perusahaan untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja yang memadai dalam menyelesaikan pekerjaan. Dalam menetapkan manpower planning, perusahaan perlu terlebih dahulu menghitung beban kerja (workload analysis) guna memperkirakan durasi penyelesaian proyek atau pekerjaan, sehingga diperoleh perhitungan jam orang (JO) yang dibutuhkan. Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia terdiri dari 227 personel yang diklasifikasikan menjadi tiga jenis tenaga kerja: PKWT, PKWTT, dan outsourcing. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan pihak terkait untuk memahami tantangan pengelolaan tenaga kerja di divisi tersebut. Hasil wawancara menunjukkan bahwa perencanaan tenaga kerja di Divisi Kapal Perang telah dilaksanakan secara optimal, namun pada tahap realisasi sering terjadi ketidaksesuaian karena penyesuaian anggaran dari divisi HCM sesuai dengan budget proyek yang ada. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan manpower planning yang efektif dapat mendukung efisiensi dan kinerja produksi, sekaligus meningkatkan koordinasi antar divisi dalam pelaksanaan proyek.
Copyrights © 2025