Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran multiliterasi terhadap keterampilan menyimak dan berbicara siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV semester genap tahun ajaran 2024/2025 di SD Negeri 1 Dasan Lekong dan SD Negeri 1 Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen (30 siswa) yang diajar dengan model multiliterasi dan kelas kontrol (30 siswa) yang diajar dengan model role playing. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian untuk keterampilan menyimak dan lembar observasi kinerja untuk keterampilan berbicara. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample t-Test dan MANOVA pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran multiliterasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan menyimak (t = 8,106; sig = 0,000) dan berbicara (t = 3,044; sig = 0,004). Secara simultan, hasil MANOVA menunjukkan pengaruh signifikan (Wilks’ Lambda, sig = 0,000). Hasil penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran multiliterasi efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak dan berbicara siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025