Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gaya kepemimpinan Buya Hamka dalam konteks kepemimpinan organisasi Islam, khususnya ketika beliau memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 1975-1981. Data pada penelitian ini diperoleh dari tulisan-tulisan Buya Hamka, arsip MUI, dan publikasi media massa yang membahas kiprah Buya Hamka pada masa kepemimpinannya. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan teknik catat. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinnan Buya Hamka berorientasi pada moralitas dan independensi yang memiliki relevansi yang kuat bagi pengembangan organisasi keagamaan di era modern.
Copyrights © 2025