Positive deviance (pos gizi) merupakan program gizi yang berbasis keluarga dan masyrakat bagi balita yang mengalami gizi kurang. Tujuan penelitian yakni menganalisis keefektivan intervensi positive deviance (pos gizi) sebagai penatalaksanaan gizi kurang pada balita. Jenis penelitian yang digunakan yakni quasi experimental dengan menggunakan rancangan one group pre post test design. Intervensi positive deviance (pos gizi) diberikan selama 2 minggu (12 hari). Jumlah perhitungan subjek dengan G-power didapatkan minimal 10 responden, responden diambil secara total sampling, dan didapatkan 12 balita yang mengalami gizi kurang dengan BB/TB pada rentang Z score = -2 s/d =-3. Data pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji T dependen. Sedangkan data berat badan dan tinggi badan diukur sebelum dan setelah intervensi dengan analisis GLM-RM. Hasil penelitian adalah terdapat peningkatan berat badan dan tinggi badan sebelum dan setelah intervensi positive deviance (pos gizi) karena makanan yang diberikan kandungan gizinya disesuaikan kebutuhan nutrisi balita. Selain itu terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu sehingga praktik dalam memberikan makanan untuk balita menjadi lebih baik. Kesimpulannya bahwa positive deviance (pos gizi) sebagai salah satu intervensi komprehensif yang dapat diterapkan untuk mengatasi gizi kurang pada balita di masyarakat.
Copyrights © 2025