Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran manajemen komunikasi dalam membangun hubungan yang kuat di tempat kerja. Manajemen komunikasi yang efektif sangat penting untuk menciptakan hubungan kerja yang produktif, meningkatkan kolaborasi tim, serta mengurangi potensi konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi non-partisipatif, yang melibatkan karyawan dan manajer dari sebuah perusahaan multinasional di sektor teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan transparan antara manajer dan karyawan memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan, yang menjadi fondasi hubungan yang kuat. Selain itu, komunikasi yang efektif mendorong kolaborasi yang lebih baik, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kepuasan kerja. Umpan balik konstruktif juga ditemukan sebagai faktor penting yang memperkuat hubungan antar individu di tempat kerja. Dalam hal manajemen konflik, komunikasi yang terbuka membantu menyelesaikan masalah secara lebih konstruktif dan mengurangi ketegangan antar individu. Penggunaan teknologi komunikasi seperti Slack, Microsoft Teams, dan WhatsApp telah meningkatkan efisiensi kolaborasi, meskipun interaksi tatap muka tetap diperlukan untuk membangun kedekatan interpersonal. Penelitian ini menekankan pentingnya keterampilan komunikasi yang efektif di semua tingkat organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesuksesan organisasi secara keseluruhan.
Copyrights © 2025