Kemandirian ekonomi perempuan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong pembangunan inklusif. Namun, upaya penguatan kemandirian ini masih terhambat oleh keterbatasan keterampilan usaha, akses modal, dan kurang optimalnya dukungan pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pelatihan Kewirausahaan, Akses Modal, dan Peran Pemerintah terhadap Kemandirian Ekonomi Perempuan secara parsial maupun simultan. Menggunakan metode kuantitatif dengan survei terhadap 106 responden dari populasi 218 perempuan pelaku usaha, data dianalisis melalui PLS dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelatihan Kewirausahaan dan Akses Permodalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Ekonomi Perempuan, sedangkan Peran Pemerintah tidak berpengaruh signifikan meskipun bernilai positif. Secara simultan, ketiga variabel terbukti berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi usaha dan akses pendanaan sebagai faktor utama kemandirian ekonomi perempuan, serta perlunya penguatan peran pemerintah agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2025