Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam cerpen “Tiga Fase Kehidupan Sebuah Buku” karya Yogarta Awawa Prabaning Arka. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan struktural, penelitian ini menelaah unsur-unsur intrinsik yang meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat sebagai elemen pembentuk makna dalam cerita. Sumber data penelitian adalah teks cerpen yang diterbitkan oleh Kompas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini memiliki struktur yang padu dan menggambarkan perjalanan eksistensial sebuah buku puisi melalui tiga fase kehidupan: terpajang di toko buku, dicintai oleh pembaca, dan akhirnya dilupakan. Struktur cerita tersebut menyimbolkan dinamika apresiasi sastra dalam kehidupan nyata. Melalui pendekatan moral ditemukan pesan mengenai pentingnya menghargai karya sastra, menjaga komitmen dalam membaca, serta menghindari perilaku konsumtif dalam literasi yang hanya menempatkan buku sebagai objek tanpa nilai emosional. Cerpen ini juga mengungkapkan relasi etis antara pembaca dan karya, bahwa sebuah buku “hidup” melalui sentuhan dan perhatian pembacanya. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian apresiasi sastra Indonesia dan menjadi rujukan dalam analisis sastra berbasis intrinsik dan moral.
Copyrights © 2025