Perubahan sosial, budaya, teknologi, dan arus globalisasi yang cepat menuntut pendidikan Islam untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran peramalan sebagai pendekatan strategis dalam merumuskan kebijakan pendidikan Islam yang visioner dan relevan dengan tantangan masa depan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka melalui penelaahan jurnal, buku, dan naskah ilmiah yang berkaitan dengan teori dan praktik peramalan kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat dua model utama dalam membangun prediksi kebijakan pendidikan Islam, yaitu model ekstrapolatif dan model teoritik. Model ekstrapolatif mengandalkan analisis data dan kondisi saat ini untuk memproyeksikan arah kebijakan, sedangkan model teoritik berpijak pada nilai-nilai Islam sebagai landasan normatif. Pembahasan menunjukkan bahwa integrasi kedua model menjadi penting karena perubahan yang cepat tidak dapat direspons hanya dengan pendekatan empiris tanpa mempertimbangkan prinsip-prinsip Islam yang bersifat fundamental. Dengan demikian, peramalan kebijakan dapat menjadi instrumen strategis untuk memastikan pendidikan Islam tetap adaptif terhadap dinamika zaman. Kesimpulannya, penerapan peramalan kebijakan berdampak pada terbangunnya sistem pendidikan Islam yang berkelanjutan, responsif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Copyrights © 2025