Perubahan kondisi lingkungan saat ini menjadi salah satu tantangan global yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu membantu siswa memahami penyebab serta dampaknya secara mendalam. Salah satu media yang banyak dimanfaatkan dalam proses pembelajaran adalah ilustrasi visual seperti “Happy Earth vs Sad Earth”, karena mampu menyederhanakan konsep ekologi yang kompleks menjadi gambaran yang mudah dimaknai. Penelitian ini bertujuan menelaah sejauh mana visual tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Kajian dilakukan melalui metode studi literatur (CIN) dengan meninjau lima belas sumber terkini berupa jurnal nasional maupun internasional, buku, serta pedoman pendidikan lingkungan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Hasil analisis mengungkapkan bahwa penggunaan media visual secara konsisten membantu meningkatkan pemahaman konsep, memperkuat daya ingat, serta menumbuhkan keterlibatan emosional siswa terhadap isu lingkungan. Kontras antara representasi bumi yang sehat dan yang rusak mempermudah siswa membangun struktur pengetahuan yang lebih runtut, sekaligus menjadikan pembelajaran lebih menarik dibandingkan penyampaian materi secara verbal. Selain itu, media visual terbukti mampu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, ilustrasi “Happy Earth vs Sad Earth” berpotensi besar dioptimalkan sebagai media pembelajaran pada berbagai jenjang untuk memperkuat pemahaman serta kesadaran ekologis siswa sejak dini.
Copyrights © 2025