Fenomena bilingualisme pada media digital telah menciptakan dinamika kebahasaan baru di ruang publik. Salah satu bentuknya adalah munculnya praktik alih kode dan campur kode dalam konten media sosial, terutama di platform YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan faktor penyebab alih kode serta campur kode yang muncul dalam tuturan YouTuber Xaviera Putri melalui empat video yang dipilih, yaitu Finally OFFICIALLY GRADUATED from KAIST, Study with Me in KAIST, A Day in My Life as a KAIST Student, dan Life Update: I Got My Dream Job!. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui transkripsi tuturan dari keempat video yang dianalisis menggunakan teori Suwito (1985), Poplack (1980), dan Wardhaugh (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Xaviera Putri sering melakukan campur kode dalam bentuk penyisipan (insertion) dan alih kode inter-sentensial sebagai strategi komunikasi ekspresif dan identitas sosial. Faktor penyebabnya meliputi latar sosial akademik, audiens global, kebiasaan bilingual, dan fungsi ekspresif dalam komunikasi digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode oleh YouTuber muda Indonesia mencerminkan konstruksi identitas global dan tren multibahasa di era digital.
Copyrights © 2025