Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan pola pengeluaran harian mahasiswa dengan menggunakan pendekatan persamaan diferensial sebagai alat analitis untuk memahami perubahan jumlah uang terhadap waktu. Pengelolaan keuangan menjadi aspek penting bagi mahasiswa yang hidup mandiri, di mana besaran pengeluaran harian cenderung berubah sesuai kebutuhan, aktivitas, serta kondisi sosial ekonomi. Dengan menggunakan persamaan diferensial sederhana , penelitian ini menyusun model matematis yang mampu merepresentasikan laju berkurangnya jumlah uang berdasarkan data riil pengeluaran mahasiswa. Data dikumpulkan dari 25 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan melalui angket Google Form yang memuat informasi mengenai jumlah uang awal mingguan dan total pengeluaran harian. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh rata-rata uang awal sebesar Rp285.440 dan rata-rata pengeluaran harian sebesar Rp31.160. Parameter tersebut digunakan untuk membangun model , yang menunjukkan bahwa sisa uang mahasiswa menurun secara linear setiap harinya. Untuk memvisualisasikan perubahan tersebut, dilakukan simulasi menggunakan Python melalui platform Google Colab, yang menyediakan kemudahan dalam komputasi numerik dan pembuatan grafik. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa uang saku mahasiswa rata-rata habis pada hari ke-9, dan grafik penurunan sisa uang menunjukkan pola linear yang konsisten dengan prediksi model matematis. Temuan ini menegaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki strategi pengelolaan pengeluaran yang lebih terstruktur agar uang saku dapat bertahan sesuai kebutuhan. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi komputasi seperti Python dan Google Colab sangat efektif dalam membantu proses analisis numerik dan visualisasi data. Pendekatan matematis dalam penelitian ini memberikan gambaran prediktif yang dapat dimanfaatkan untuk memahami dinamika keuangan mahasiswa serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih bijak terkait pengelolaan keuangan pribadi.
Copyrights © 2025