Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen risiko kebakaran dan sistem tanggap darurat pada bangunan sekolah dengan menggunakan metode kajian literatur. Melalui analisis berbagai sumber literatur, termasuk artikel, buku, dan penelitian sebelumnya, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor kunci yang berperan dalam menentukan efektivitas pengontrolan bahaya kebakaran di lingkungan pendidikan. Faktor-faktor tersebut mencakup penyediaan perangkat proteksi seperti tabung pemadam portabel, aksesibilitas unit pemadam kebakaran, fasilitas penyelamatan, serta pelaksanaan simulasi evakuasi secara berkala. Hasil riset menunjukkan bahwa sistem proteksi yang komprehensif dan pelatihan evakuasi rutin berperan vital dalam meminimalkan risiko kebakaran dan meningkatkan kesiapan warga sekolah. Studi ini juga menganalisis tantangan implementasi di berbagai tipe sekolah, termasuk keterbatasan anggaran, kesadaran keselamatan yang rendah, dan infrastruktur bangunan yang kurang memadai. Rekomendasi meliputi integrasi teknologi deteksi dini, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan, serta pembentukan tim tanggap darurat terlatih. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan bagi institusi pendidikan untuk mengoptimalkan keamanan terhadap api dan merancang protokol evakuasi yang efektif.
Copyrights © 2025