Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Desa Sesait dalam memanfaatkan limbah urin sapi menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode pelatihan, yang meliputi observasi lapangan, penyampaian materi di TPS3R, serta praktik langsung di lokasi kandang. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest yang dianalisis dengan Paired Sample t-test. Hasil observasi menunjukkan potensi urin sapi mencapai sekitar 2.400 liter per hari, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pelatihan mencakup teknik pengumpulan urin, proses degassing, fermentasi menggunakan EM4 dan molase, hingga penyimpanan hasil fermentasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari 38,67 menjadi 91,33 (kenaikan 52,67%), serta seluruh peserta (100%) mampu melakukan proses pembuatan pupuk organik cair secara mandiri. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam mendorong pemanfaatan limbah ternak menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025