Pelatihan kerja dan budaya organisasi memiliki peran penting dalam membentuk kinerja pegawai, meskipun dampaknya kerap dipengaruhi oleh tingkat motivasi kerja individu. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara pelatihan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di PT. Sirkulasi Kompas Gramedia (KGX) dengan motivasi kerja sebagai variabel perantara. Melalui analisis menggunakan metode SEM-PLS terhadap 51 responden, diperoleh hasil bahwa pelatihan kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi maupun kinerja. Sebaliknya, budaya organisasi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja, sementara motivasi terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja sekaligus berperan sebagai mediator antara budaya organisasi dan kinerja. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi serta peningkatan motivasi kerja menjadi aspek utama dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2025