Isu ketepatan kebahasaan dalam buku bacaan anak masih menjadi perhatian penting dalam kajian linguistik terapan dan pendidikan bahasa. Buku seri membaca awal berperan strategis dalam membentuk kemampuan berbahasa dan berpikir anak, tetapi sebagian besar buku anak di Indonesia masih lebih menonjolkan aspek visual dan moral daripada struktur linguistic yang sesuai dengan tahap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasti pola frasa bahasa anak dalam Bku Seri Membaca B-1 serta mengungkap karakteristik linguistic yang mendukung keterpahaman dan pemerolehan bahasa pada tahap literasi awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis linguistik deskriptif. Data berupa frasa-frasa dalam empat judul buku dianalisis menggunakan metode distribusional dan padan intralingual untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan kecenderungan linguistiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapa lima jenis frasa utama, yaitu frasa nominal, frasa verbal, ffrasa adjektival, frasa preposisional, dan frasa adverbial dengan dominasi frasa nominal dan frasa verbal mencapao 69%. Pola frasa sederhana dan berulang mencerminkan karakteristik bahasa anak yang konkret dan komunikatif serta mendukung perkembangan kesadaran sintaksis (syntactic awareness). Temuan ini memperkenalkan konsep literasi structural anakk, yaitu kemampuan memahami hubungan sintaksis sederhana melalui paparan frasa yang sesuai dengan tahap kognitif anak. Dengan demikian, Buku Seri Membaca B-1 tidak hanya berfungsi sebagai bahan literasi awal, tetapi juga sebagai instrument linguistik yang mendukung pemerolehan bahasa Indonesia secara fungsional dan sistematis.
Copyrights © 2025