Pada abad ke-21, pendidikan tinggi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga menunjukkan motivasi belajar yang tinggi serta kemampuan berpikir adaptif. Outcome Based Education (OBE) merupakan pendekatan pedagogis yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai indikator utama keberhasilan; namun efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa masih memerlukan pembuktian empiris. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pendekatan pembelajaran OBE terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional kausal-komparatif. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di sebuah universitas. Terdapat 210 mahasiswa Pendidikan Matematika FMIPA UNM, dan 138 di antaranya dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert yang mengukur tingkat penerapan OBE dan motivasi belajar mahasiswa. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui regresi linear sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan pengaruh yang signifikan antara penerapan OBE dan motivasi belajar mahasiswa, dengan dampak yang lebih kuat pada motivasi intrinsik dibandingkan insentif ekstrinsik. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan OBE dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa apabila dirancang secara partisipatif dan berfokus pada capaian. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan implementasi Outcome Based Education (OBE) melalui pembelajaran kontekstual dan berpusat pada mahasiswa. Secara teoretis, penelitian ini turut memperkuat model integratif yang mengaitkan teori OBE dengan teori motivasi belajar kontemporer.
Copyrights © 2025