Studi ini menyelidiki hubungan antara fungsi bahasa dan fitur linguistik wanita dalam komunikasi, dengan fokus pada interaksi dalam episode podcast yang menampilkan Emma Chamberlain dan Kendall Jenner. Data dikumpulkan dengan mentranskripsi episode secara verbatim dan membandingkannya dengan audio asli untuk memastikan akurasi. Dengan menggunakan teknik pengkodean kualitatif, fitur linguistik kunci diidentifikasi dan dikategorikan secara sistematis, termasuk kata – kata penghalus (27%), pertanyaan penutup (10%), kenaikan intonasi (5%), kata sifat kosong (7%), kata-kata warna (5%), penekanan (12%), tata bahasa berlebihan (15%), formula sangat sopan (19%), dan penghindaran kata kasar (7%). Analisis data menekankan pemahaman fungsi-fungsi fitur ini dalam dialog. Validasi dicapai melalui proses tinjauan sejawat dan triangulasi dengan literatur yang ada, memastikan temuan yang dapat diandalkan. Hasilnya menunjukkan prevalensi yang signifikan dari fitur-fitur ini, yang menggambarkan bagaimana kedua pembicara mengarahkan identitas mereka dan mendorong interaksi kolaboratif. Pada akhirnya, studi ini menyoroti peran penting bahasa dalam membentuk hubungan antarpribadi dan mempromosikan pemahaman timbal balik khususnya komunikasi antara perempuan, menunjukkan bahwa pemilihan kata dan strategi linguistik yang dipilih dengan cermat dapat memfasilitasi percakapan yang lebih bermakna dan memperkuat ikatan sosial dalam konteks sosial yang beragam.
Copyrights © 2025