Era Industri 4.0 dan Society 5.0 membawa perubahan signifikan dalam dunia kerja, menuntut perusahaan untuk beradaptasi dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam evaluasi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem evaluasi kinerja karyawan yang diterapkan di perusahaan manufaktur di Jakarta dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen SDM dan karyawan, serta kuesioner untuk mengukur persepsi karyawan terhadap sistem evaluasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam evaluasi kinerja, seperti penggunaan big data dan artificial intelligence (AI), dapat meningkatkan objektivitas dan efisiensi proses evaluasi. Namun, tantangan seperti resistensi terhadap perubahan dan kurangnya keterampilan digital pada karyawan perlu diatasi agar implementasi sistem evaluasi berbasis teknologi dapat berjalan optimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk mengembangkan sistem evaluasi kinerja yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi karyawan di era Industri 4.0 dan Society 5.0.
Copyrights © 2025