Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model usaha dan strategi kemandirian ekonomi yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Darul Hijrah Cindai Alus, Martapura. Sebagai lembaga pendidikan Islam, pesantren ini tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga aktif dalam mengelola berbagai unit usaha produktif sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lembaga. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengembangkan beragam unit usaha, seperti tambak ikan, greenhouse pertanian, DH Mart, DH Water, DH Bakery, travel, bank wakaf mikro, serta koperasi guru dan santri. Seluruh unit usaha dikelola berdasarkan filosofi “Dari Pondok untuk Pondok”, “Dari Guru untuk Guru”, dan “Dari Santri untuk Santri”. Model ini tidak hanya menopang pembiayaan operasional pesantren, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kewirausahaan kepada civitas pesantren. Strategi pengelolaan dilakukan secara kolektif dan berbasis nilai keislaman. Kontribusi unit usaha mencakup aspek finansial, edukatif, dan sosial, termasuk pelatihan kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan SDM dan modal, unit-unit usaha ini terbukti efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi pesantren secara berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model ekonomi berbasis pesantren dan komunitas keagamaan.
Copyrights © 2025