Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tren publikasi, distribusi geografis, dan struktur pengetahuan station rotation, kolaborasi siswa, dan pendidikan perubahan iklim melalui analisis bibliometrik. Data bersumber dari 25.437 dokumen Scopus periode 2015-2025 yang dianalisis menggunakan Scopus Analytics Tool dan VOSviewer dengan metode co-occurrence analysis. Hasil menunjukkan disparitas publikasi signifikan mengenai kolaborasi (1.150.277 dokumen), climate change education (5.301 dokumen), station rotation (136 dokumen), dengan 0 publikasi yang mengintegrasikan ketiganya. United States, China, dan United Kingdom mendominasi publikasi, sementara Indonesia menempati posisi ke-2 untuk station rotation namun peringkat ke-9 untuk climate change education. Analisis co-occurrence mengidentifikasi 6 cluster tematik tanpa bridging concept yang menghubungkan ketiga topik secara simultan. Visualisasi temporal menunjukkan shift dari pedagogical innovation (2015-2018) menuju climate-technology integration (2022-2024). Temuan mengonfirmasi research gap kritis pada integrasi station rotation, kolaborasi siswa, dan pendidikan perubahan iklim sebagai garis depan penelitian yang belum dieksplorasi.
Copyrights © 2025