Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan membaca permulaan anak yang masih rendah. Hal ini terlihat dari temuan di lapangan masih banyak anak yang belum sepenuhnya mengenal simbol-simbol huruf, belum mampu membedakan antara huruf vokal dan huruf konsonan, belum mampu mengelompokkan kata dengan awalan huruf awal yang sama serta belum mampu menyusun huruf menjadi sebuah kata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan jumping alfabet terhadap kemampuan membaca permulaan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini semua anak dengan jumlah peserta didik 73 anak, sampel pada penelitian ini adalah 30 anak, 15 anak B1 dan 15 anak B2. Sampel terbagi dalam dua kelas: kelas eksperimen (permainan jumping alfabet) dan kelas kontrol (kartu huruf). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Hasil post-test menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai 26,80, sedangkan kelas kontrol 25,20. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,026 (<0,05), untuk itu H0 ditolak serta Ha diterima. Untuk itu, bisa diambil simpulan permainan jumping alfabet memberi pengaruh signifikan pada peningkatan kemampuan membaca permulaan anak usia dini.
Copyrights © 2025