Abstrak. Kajian ini menyajikan narrative literature review yang mensintesis evolusi konsep, determinan, instrumen, dan efektivitas intervensi terkait School Well-Being berdasarkan delapan artikel inti, termasuk referensi dari Konu & Rimpelä di tahun 2002 dan studi kontemporer. Literatur diperoleh melalui penelusuran pada Google Scholar dan ScienceDirect. Pencarian literatur dilakukan hingga 3 Desember 2025. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama. Sintesis menunjukkan bahwa School Well-Being dipengaruhi oleh interaksi multi-level — kapasitas regulasi emosi siswa, kualitas dukungan otonomi dan emosi guru, kohesi keluarga, serta manajemen sekolah, dan bahwa efektivitas intervensi (mis. SEC, ACT, based programs) sangat dipengaruhi oleh kualitas dukungan implementasi bagi pendidik. Konteks Indonesia memperkaya model klasik dengan penekanan pada nilai religiusitas, budaya kekeluargaan, dan kebutuhan akan pencegahan perundungan sebagai aspek rasa aman. Kajian ini dibatasi oleh jumlah studi yang relatif kecil dan heterogenitas desain. Oleh karena itu hasil perlu ditafsirkan sebagai peta tematik awal yang memerlukan verifikasi empiris lebih luas. Kata Kunci: School Well-Being, Narrative literature review, determinan, intervensi.
Copyrights © 2025