Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kesalahan berbahasa Arab dalam percakapan sehari-hari santri Pondok Modern Assalam Temanggung serta mengidentifikasi faktor penyebab dan upaya perbaikannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa Arab santri mencakup tiga aspek utama: (1) Fonologi, seperti kesalahan pelafalan huruf-huruf berdekatan makhraj dan ketidaktepatan dalam pengucapan huruf qalqalah; (2) Morfologi, berupa kesalahan penggunaan fi’il sesuai waktu dan subjek, kekeliruan dalam penggunaan dhamir, isim isyarah, serta ketidaksesuaian gender dan jumlah pada pola na’at–man’ut; (3) Sintaksis, seperti penyusunan kalimat berdasarkan pola bahasa ibu, ketidaktepatan urutan fi’il–fa’il, kesalahan i’rab, dan penempatan huruf jar yang tidak sesuai. Faktor penyebab berasal dari lemahnya penguasaan nahwu–sharaf, kurangnya kepercayaan diri, serta lingkungan berbahasa yang belum sepenuhnya konsisten. Upaya perbaikan dilakukan melalui program mufradat harian, Muhadharah, evaluasi berkala, bimbingan langsung guru, serta pembiasaan penerapan bahasa Arab secara bertahap. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berbahasa memerlukan penguatan kaidah dan lingkungan berbahasa yang mendukung.
Copyrights © 2025