Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 Merupakan Suatu Kondisi Kronis yang menunjukkan Peningkatan Prevalensi baik di tingkat global maupun nasional , dengan tinnginya resiko komplikasi yang disebabkan oleh rendahnya tingkat kepatuhan pasien dalam menjalankan manajemen perawatan diri. Pendidikan manajemen diri , atau yang dikenal sebagai Diabetes Self – Management Education (DSME), telah dianggap sebagai pendekatan kunci untuk meningkatkan pengetahuan , Prilaku, serta kualitas hidup pada individu yang mengalaminya. Tujuan: Tinjauan literaur ini bertujuan untuk mengenali , menilai , dan merangkum efektivitas dari intervensi perawatan diri serta DSME , termasuk strategi pemberdayaan yang diterapkan dalam pengelolaan DM berdasarkan lima artikel ilmiah relevan. Metode: penelitian ini mengadopsi desain tinjauan literatur naratif dengan menganalisis lima artikel pengabdian masyarakat yang telah diterbitkan dari tahun 2020 sampai 2025 . Data dikumpulkan mengenai populasi (pasien DM, Keluarga, Kader), intervensi (DSMW, pendidikan perawatan diri. Pemberdayaan kader / keluarga ). Dan hasil yang diukur. Hasil: kelima artikel secara seragam menujukan bahwa intervensi DSME sangat berlangsung efektif, dengan hasil utama menunjukan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta setelah intervensi berlangsung. Strategi intervensi bervariasi , dengan pokus pada pasien DM (melalui Pendidikan secara langsung dan kunjungan rumah), keluarga atau pendamping (melalui pembentukan kelompok pendamping KP – DSME) serta kader Kesehatan di dalam komunitas.
Copyrights © 2025