Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada kelompok usia produktif. Faktor risikonya terdiri dari yang tidak dapat dimodifikasi, seperti jenis kelamin dan riwayat keluarga, serta yang dapat dimodifikasi, meliputi obesitas, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan rendahnya konsumsi sayur serta buah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Jatinegara tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data sekunder dari Sistem Informasi Penyakit Tidak Menular (SIPTM) melalui accidental sampling. Populasi penelitian adalah seluruh penduduk usia produktif (15–64 tahun) yang tercatat pada aplikasi SIPTM tahun 2024 sebanyak 20.456 orang. Sampel sebanyak 20.317 responden dianalisis menggunakan univariat, bivariat dengan uji Chi Square, serta multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 61,5%. Analisis bivariat memperlihatkan hipertensi lebih tinggi pada obesitas (63,3%), perokok (63,6%), kurang aktivitas fisik (79,8%), konsumsi sayur-buah rendah (79,6%), laki-laki (63,8%), dan riwayat keluarga (79,1%) (p<0,001). Analisis multivariat menemukan faktor dominan adalah kurang aktivitas fisik dengan OR=5,807 (95% CI: 5,457–6,18).
Copyrights © 2025