Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) masih banyak yang belum optimal pada kalangan masyarakat, Khususnya pada wilayah Kapanewon Pajangan, Bantul. Masih terdapat lahan kosong yang belum dimanfaatkan hal tersebut dikarenakan masih minimnya pengetahuan warga terutama ibu-ibu. Terkait jenis, pemanfaatan serta cara penanaman TOGA yang menjadi latar belakang utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Program ini bertujuan memberdayakan anggota Pimpinan Cabang ’Aisyiyah supaya dapat mengelola TOGA secara mandiri untuk mendukung kesehatan keluarga berbasis kearifan lokal. Metode pengabdian ini dilakukan dalam empat tahapan yaitu: penyuluhan mengenai jenis dan pemanfaatan TOGA, Pelatihan teknik budidaya yang baik, Simulasi penanaman melalui tayangan video, dan pembagian bibit untuk ditanam di rumah masing- masing anggota. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 75 anggota yang di fasilitasi oleh narasumber dari bidang Bioteknoigi dan Administrasi Publik. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait TOGA serta meningkatkan kemampuan dalam praktik penanaman. Para anggota yang terlibat juga menunjukan antusiasme yang tinggi untuk meneruskan penanaman secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran kesehatan keluarga dan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam mengelola TOGA secara berkelanjutan dan diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat direplikasikan dan dikembangkan secara berkelanjutan pada daerah lainnya.
Copyrights © 2025