Penggunaan bungkil inti sawit (BIS) dalam pakan broiler pada penelitian bertujuan untuk mengetahui respon konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan IOFC ayam ras pedaging (broiler). Sebanyak 40 ekor broiler ditempatkan di dalam kandang unit percobaan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi: P1= Pakan Basal, P2= Pakan Basal + 10% BIS, P3= Pakan Basal + 10% BISF, P4= Pakan Basal + 15% BISF dan P5= Pakan Basal + 20% BISF. Berdasarkan hasil statistik menggunakan analisis sidik ragam menunjukkan perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata P<0,05) pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan, namun memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada Income Over Feed Cost. Penggunaaan bungkil inti sawit terfermentasi (BISF) tidak memberikan pengaruh yang buruk sampai 20%, sehingga dapat dijadikan sebagi bahan pakan sibtitusi dedak padi. Kata kunci: bungkil inti sawit, performa, ayam ras pedaging, Income Over Feed Cost
Copyrights © 2025