Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Tingkat Penerapan Biosekuriti Pada Peternakan Ayam Petelur Di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidrap Rasyidah Mappanganro; Jumriah Syam; Chaedar Ali
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 1 (2018): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.681 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan biosecuriti pada paternakan ayam petelur di Kec. Panca Rijang Kab. Sidrap. Penelitian ini adalah field research(penelitian lapangan), menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang fokus pada metode sampel, pengamatan serta wawancara untuk melengkapi data survey. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - April 2018 di Kec. Panca Rijang Kab. Sidrap.  Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Guttman yaitu untuk mengetahui respon responden yang tegas terhadap dua alternatif.  Komponen biosecuriti yang dinilai meliputi penarapan isolasi, sanitasi dan pengawasan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan isolasi sebesar 61,24%, penerapan sanitasi sebesar77,38%,  dan penerapan pengawasan lalu lintas sebesar 77,06%. 
Pemberian Pupuk Organik Cair (Urin Sapi) terhadap Tinggi Pennisetum purpureum cv. Mott. Rasyidah Mappanganro; Khaerani Kiramang; Muh. Dadang Kurniawan
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 1 (2018): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.038 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pemberian pupuk organik cair dari urin sapi terhadap tinggi tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap4 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman. Penelitian menggunakan rumput gajah mini sebanyak 28 rumpun, yang diberi pemupukan 7 hari setelah penyeragaman dengan dosis yang telah ditentukan antara 100-250 mL. Berdasarkan analisis sidik ragam (ANOVA) dari RAL menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan rumput gajah mini berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tinggi tanaman rumput gajah mini. Pertumbuhan pada perlakuan P3 cenderung lebih baik dan berbeda dengan perlakuan P0, P1 dan P2. Hal ini menunjukkan bahwasemakin tinggi dosis pemupukan maka pertumbuhan tinggi tanaman rumput gajah mini semakin meningkat.
Pengaruh Pemberian Alga Coklat (Sargassum sp.) Terhadap Pertambahan Berat Badan Sapi Bali Jantan Rasyidah Mappanganro; Muh. Basir Paly; Khaerani Kiramang; Rifaldi Nurhidayat
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.677 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i2.9858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pemberian alga coklat (Sargassum sp.) terhadap pertambahan berat badan sapi bali jantan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan yang  dirancang dengan menggunakan uji t (t-test independent sample), 5 ekor sapi diberikan konsetrat dengan penambahan Sargassum sp. dan 5 ekor lainnya diberikan konsetrat tanpa penambahan Sargassum sp. (kontrol).  Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah pertambahan berat badan harian ternak sapi bali jantan. Hasil rataan pertambahan berat badan sapi bali jantan dengan penambahan Sargassum sp. dan tanpa penambahan Sargassum sp. menunjukkan hasil perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05). Meskipun tidak berbeda nyata (P>0,05) namun terlihat ada peningkatan dan rataan pertambahan berat badan dengan penambahan Sargassum sp dan terlihat lebih tinggi dibanding tanpa penambahan Sargassum sp.
Produksi Semen Segar (Volume dan Konsentrasi) dan Beku dari Sapi Pejantan dengan Skor Kondisi Tubuh (SKT) yang Berbeda Rasyidah Mappanganro
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 6 No 1 (2020): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v6i1.14444

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui produksi semen segar, konsentrasi spermatozoa dan produksi semen beku (straw) dari sapi pejantan dengan skor kondisi tubuh (SKT) yang berbeda, serta SKT pejantan yang ideal untuk dijadikan sebagai produsen semen yang baik. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Inseminasi Buatan dan Produksi Semen (UPTD IB) Puca, Kab. Maros, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sulawesi Selatan dan Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Jawa Timur. Bangsa Sapi yang digunakan adalah Bali, Limosin, Simmental dan Brahman yang memiliki SKT sedang (4-5), optimum (6-7) dan gemuk (8-9). Data yang diambil adalah produksi semen segar (evaluasi secara makroskopis dan mikroskopis) dan semen beku.  Metode koleksi semen yang dilakukan yaitu menggunakan vagina buatan/tiruan dengan frekuensi koleksi semen 1- 2 kali dalam sepekan.  Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah (1) Produksi semen segar dengan melakukan evaluasi kualitas semen segar secara makroskopis (volume), (2) Evaluasi spermatozoa secara mikroskopis (konsentrasi), dan (3) Produksi semen beku dalam jumlah straw yang dihasilkan. Data dianalisis menggunakan analisis variansi General Linier Model dan dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (Uji Tukey) (Steel dan Torrie, 1993). Kesimpulan Penelitian ini yaitu Skor kondisi tubuh berpengaruh sangat nyata terhadap produksi semen segar (volume), konsentrasi spermatozoa, dan berpengaruh nyata terhadap produksi semen beku Pejantan dengan SKT optimum memiliki produksi semen segar, konsentrasi spermatozoa, dan produksi semen beku tertinggi kemudian diikuti oleh SKT gemuk dan sedang.
Evaluasi Penerapan Kesejahteraan Hewan pada Tempat Pemotongan Unggas di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan Aminah Hajah Thaha; Ichsan Nur Halim; Rasyidah Mappanganro; Jumriah Syam; Muhammad Nur Hidayat; Andi Suarda
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 1 (2021): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i1.20335

Abstract

Perlakuan yang tidak baik sebelum hingga saat penyembelihan berpotensi besar menyebabkan stress sehingga berpengaruh terhadap ternak dan kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan kesejahteraan hewan pada tempat pemotongan unggas di Kabupaten Takalar. Variabel dan indikator penelitian didasarkan pada  konsep kesejahteraan hewan berupa 1) Bebas dari rasa lapar dan haus;  2) Bebas dari rasa panas dan tidak nyaman; 3) Bebas dari luka, penyakit dan sakit;  4) Bebas dari rasa takut dan penderitaan; serta 5) Bebas mengekspresikan perilaku normal dan alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsep kesejahteraan hewan telah diterapkan dengan baik pada tempat pemotongan unggas di Kabupaten Takalar kecuali pada aspek bebas dari luka, penyakit dan sakit yang masih terdapat 53% menggunakan keranjang besi untuk pengangkutan ternak yang berpotensi melukai ternak saat sebelum proses penyembelihan sebagai salah satu indikator aspek tersebut.
Pengaruh Penambahan Vitamin E Komersil pada Pengencer Andromed Terhadap Kualitas Spermatozoa Pre-freezing Sapi Simental di UPT-PIBPS Provinsi Sulawesi Selatan: Effect of Commercial Addition of Vitamin E to Andromed Diluent on Pre-Freezing Spermatozoa Quality of Simmental Cattle Yuni Sartika; Muhammad Basir Paly; Rasyidah Mappanganro
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 1 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v1i2.28002

Abstract

This study aimed to determine the effect of addition of vitamin E commercial in andromed diluent on the pre-freezing spermatozoa quality in simmental cattle. The research method used a completely randomized design (CRD) method with 3 treatments and 5 replications, namely P0 (control), P1 (+ vitamin E 1 mg/ml) and P2 (+ vitamin E 3 mg/ml). Parameters measured were macroscopically (motility, viability and abnormality) at the time of pre-freezing. The results of this study showed a very significant effect (P<0.01) on the motility and viability of spermatozoa in the pre-freezing phase and showed no significant effect (P>0.05) on the abnormality of spermatozoa in the pre-freezing.
Pengaruh Lama Kebuntingan Induk Terhadap Jenis Kelamin dan Bobot Lahir Pedet Sapi Bali Hasil Inseminasi Buatan Rasyidah Mappanganro; Desi Ratnasari; Khaerani Kiramang; Muhammad Nur Hidayat; Jumriah Syam
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 8 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v8i1.27310

Abstract

This study was conducted with the aim of knowing the effect of gestation age cows on gender and calf's birth weight in bali cattle resulting by artificially insemination (AI). The material used was 52 cows and 52 calves of bali cattle. This type of research is quantitative with analytical methods based on recording the production of bali cattle and calves produced by AI in the Bantaeng Regency. Testing the data using statistical analysis of multiple linear regression, this test is to determine the effect between gestational age of the cows on gender and birth weight calves of AI bali cattle. The results of the analysis showed that the cow gestational age and calf’s gender showed a very significant effect (P<0,01) with a negative relationship value meaning that the greater the gestational age of the parent, the gender of the calf was male. While gestational age and calf’s birth weight had significant effects (P<0,05) a positive correlation indicated that the higher the gestational age of the mother, the higher the calf's birth weight. Calf birth weight had no significant effect (P>0.05) on the gender of bali cattle AI results and showed a weak relationship
Efektivitas Pemberian Herbal Cair pada Air Minum Terhadap Persentase Karkas Ayam Kampung Rasyidah Mappanganro; Fiqri Wijaya; Muhammad Nur Hidayat
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 5 No. 2 (2022): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2022.005.02.4

Abstract

Herbal ingredients are derived from various types of herbs that are processed naturally and are believed to be able to increase the metabolic process of chickens. This study aims to determine the effect of the addition of liquid herbal on the percentage of the carcass of native chickens. The livestock used in this study were 60 superior native chickens from Balitbangtan. Completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. The treatments consisted of T0 (control), T1 (liquid herbal 3 ml/liter of water), T2 (vitachickÒ 0.5 gram/liter of water) and T3 (liquid herbal 3 ml + vitachickÒ 0.5 gram/liter of water).  The data were analyzed using one-way ANOVA analysis, if the results showed significant results (P<0.05), then continued with the smallest significant difference (LSD) test to determine the difference in the mean value between treatments. The results showed that the administration of herbal medicine as an additive to chicken feed, the addition of herbal herbs and vitamins had a significant effect (P<0.05) on carcass weight and carcass percentage, but had no significant effect (P>0.05) on the final weight of native chickens. The highest average carcass percentage was at T1 61,15±1,90%, then T2 60,10±2,60%, T3 59,93±4,13%, dan T0 55,59±1,02%.  Giving liquid herbal to P1 was able to increase the carcass percentage which was better than other treatments.
Supplementation of Turmeric Flour (Curcuma longa) in Feed from The Grower to Laying Phase on The Productivity of Mojosari Ducks Mappanganro, Rasyidah; Ananda, Suci; Mappanganro, Nurlailah; Ardiansyah, Widiastuti; Mohammed, Yousif Altaher Edress
Hasanuddin Journal of Animal Science (HAJAS) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Animal Science, Hasanuddin University, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the performance of the grower phase until the first egg laying of mojosari ducks given turmeric flour supplementation. This research used 40 mojosari ducks aged 16-28 weeks. The experimental research method used a completely randomized design with five treatments and four replications. The study was carried out for 12 weeks, maintained intensively, and given basal feed with the addition of 0.2%, 0.4%, 0.6%, and 0.8% turmeric flour. Basal feed is made from fine bran, ground corn, and concentrate. The parameters observed were the final weight of the growth phase, body weight gain, feed conversion in the growth phase, body weight and age at first egg laying, and the weight of the first egg. The data obtained was then analyzed using analysis of variance (ANOVA) and Pearson correlation. The results showed that adding turmeric flour at 16-24 weeks of age was able to increase body weight gain and reduce feed conversion rate (p<0.05), and at 24-28 weeks of age could accelerate the age of first egg laying (p<0.01). Pearson correlation showed that there was a positive relationship (0.462) between age at first laying and first egg weight, a negative relationship (-0.569) between age at first laying and body weight, and a negative relationship (-0.398) between duck body weight and first egg weight. Adding 0.6% turmeric flour to feed is the optimal and best level to improve the performance of mojosari ducks from the growth phase to the egg-laying phase. Keywords: Grower, laying, Mojosari duck, turmeric flour
Kadar Protein dan Lemak Bakso Daging Ayam Petelur Afkir Dengan Penambahan Ekstrak Buah Patikala (Etlingera Elatior) Irmawaty, Irmawaty; Herman, Nadia; Mappanganro, Rasyidah
Anoa: Journal of Animal Husbandry Vol 3 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/anoa.v3i2.50006

Abstract

Patikala (Etlingera elatior) is a local spice has a fairly high nutritional value, so it has the potential to contribute to improving nutritional values such as protein and fat in processed meal pro duccts such as meatballs. This study aims to determine the protein and fat content of meatballs from culled laying hens with the addition of patikala fruit extract. This research method used a Completely Randomized Design (CRD) cocsisting of 5 treatments and 4 replications. Namely P0 (200 g chicken meat without patikala fruit ekstract), P1 (chicken meat 200 g + 25% Patikala fruit extract), P2 (chicken meat 200 g + 50 % Patikala fruit extract), P3 (chicken meat 200 g + 75% Patikala fruit extract), P4 (chicken meat 200 g + 100% Patikala fruit extract), The data Analiysis used was Analiysis of varians (ANOVA) with Least Significant Doffrent Test (BNT). The parameters used in this study were protein content and fat content. The results of this study indicate that the utilization of Patikala fruit extract to meatballs from culledl laying hens did not have a significant effect (P>0,05) on the protein and fat content of meatballs from culedl laying hens