Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama maserasi terhadap rendemen, pH, dan profil fitokimia ekstrak pollard (Triticum aestivum L.) dengan menggunakan pelarut etil asetat. Metodologi yang diterapkan mencakup variasi lama maserasi selama 24, 36, 48, dan 72 jam, serta pengukuran nilai rendemen, nilai pH dan skrining fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama maserasi selama 48 jam menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 2,94% dan profil fitokimia yang kaya akan senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, steroid, dan triterpenoid. Sedangkan nilai pH ekstrak didapatkan dengan rentang nilai yang sama pada setiap perlakuan lama maserasi yaitu 4. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penentuan lama maserasi yang tepat dapat meningkatkan nilai rendemen dan profil fitokimia ekstrak pollard dengan pelarut etil asetat. Namun lama maserasi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai pH ekstrak yang diperoleh pada semua perlakuan. Kata Kunci: pollard, betain, maserasi, etil asetat
Copyrights © 2025