Peternakan rakyat di Papua, khususnya di Kabupaten Paniai, masih menghadapi kendala utama berupa keterbatasan pakan berkualitas. Ketergantungan pada pakan komersial menyebabkan biaya pemeliharaan meningkat dan produktivitas ternak menjadi rendah. Kampung Digiyo Tuwataida memiliki potensi sumber daya lokal berupa ubi jalar, singkong, talas, dedak padi, dan daun leguminosa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian peternak dalam membuat pakan alternatif berbahan lokal melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 82% (dibandingkan sebelum kegiatan hanya 38%), serta penerapan pakan alternatif menurunkan biaya pakan hingga 28%. Ternak babi dan ayam kampung menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik setelah diberikan pakan fermentasi berbahan lokal. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas peternak, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta mendorong kemandirian pakan berbasis sumber daya lokal di Kampung Digiyo Tuwataida
Copyrights © 2026