Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam Pembelajaran Pancasila di kelas 4 SDN Mangkubumen Wetan No. 63 Kota Surakarta. Budaya 5S merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik yang sejalan dengan tujuan Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan 5S dalam interaksi guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembiasaan 5S melalui keteladanan, penguatan berulang, dan pengkondisian rutin sehingga siswa mulai terbiasa menunjukkan sikap ramah, sopan, dan santun. Penerapan 5S berdampak positif terhadap suasana pembelajaran yang lebih hangat, kondusif, serta mendorong keberanian siswa dalam berdiskusi dan berpartisipasi aktif. Meskipun masih terdapat tantangan berupa ketidakkonsistenan siswa, guru mampu mengatasinya melalui pengingat yang lembut dan strategi pembelajaran kreatif seperti role-play dan permainan. Secara keseluruhan, budaya 5S terbukti mendukung internalisasi nilai-nilai Pancasila dan memperkuat karakter peserta didik dalam konteks pembelajaran dan interaksi sosial di sekolah.
Copyrights © 2026