Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan guru terhadap perubahan dan tantangan dalam dunia pendidikan, termasuk perkembangan teknologi pembelajaran, dan dinamika sosial di lingkungan sekolah. Perubahan cepat di era digital serta kebijakan pendidikan yang terus berganti menuntut guru untuk beradaptasi dan mengambil peran aktif sebagai agen perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu guru Madrasah Ibtidaiyah, kepala sekolah SMP, dan guru SMK di Kota Boyolali. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pandangan yang cukup terbuka terhadap perubahan, meskipun sering kali diiringi dengan rasa cemas dan tekanan psikologis akibat kurangnya kesiapan infrastruktur, keterbatasan pelatihan, dan ketidakpastian kebijakan pendidikan. Guru menyadari pentingnya peningkatan kompetensi pribadi dalam bidang pedagogik dan teknologi, serta menjalin kolaborasi dengan sesama guru sebagai bentuk respon terhadap tantangan tersebut. Selain itu, guru mengakui bahwa perubahan justru membuka ruang untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan kolaboratif dari sekolah, pemerintah dan lembaga pendidikan sangat krusial dalam membantu guru menghadapi perubahan pendidikan yang signifikan. Selain itu, tantangan dan perubahan yang dihadapi guru juga dapat memberikan dampak positif ketika disertai dengan kompetensi dan pemenuhan komponen internal diri guru yang memadai.
Copyrights © 2025