Ika Martanti Mulyawati
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan Metode Berbasis Komunitas dengan Pembiasaan Aktivitas Sehari-Hari pada Pembelajaran Ika Martanti Mulyawati
Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA)
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jbipa.v3i2.4206

Abstract

Berkomunikasi secara aktif adalah tujuan utama pembelajar BIPA. Bahan ajar yang optimal dapat diterapkan dengan metode yang tepat, agar BIPA dapat dipahami oleh pembelajar. Tujuan tulisan ini adalah mendeskripsikan metode pembelajaran berbasis komunitas pada pembiasaan sehari-hari untuk mengoptimalkan bahan ajar BIPA. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriftif dengan pengumpulan data dengan studi pustaka dan wawancara. Hasil yang signifikan dapat dilihat dari banyaknya kosakata yang mereka gunakan saat presentasi berlangsung di kelas. Hal itu diperoleh dari bantuan komunitas kelompok yang mendampingi selama melakukan aktivitas mereka diluar perkuliahan saat di kampus. Pembiaasaan lain juga berlangsung di tempat tinggal mereka yang dipantau oleh kakak senior yaitu mahasiswa Thailand yang terlebih dahulu kuliah di program studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Raden Mas Said Surakarta. Bahan ajar A1 untuk kategori pembelajar BIPA bagi pemula dapat dioptimalkan dengan metode pembelajaran berbasis komunitas ini. Kenyamanan dengan anggota kelompok jadi hal penting untuk keberhasilan pembelajarn ini. Hasil yang bisa dilihat adalah mahasiwa Thailand yang pada dasarnya menggunakan bahasa Melayu yang serumpun dengan bahasa Indonesia, menyerap cepat kosakata yang berlangsung dari percakapan sehari-hari. Kata Kunci: BIPA, Pembiasaan, Metode Komunitas
NILAI MORAL DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) SARJANA KERTAS KARYA J.S KHAIREN: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH ALIYAH Nurul Mutiah Romadhani; Ika Martanti Mulyawati
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 17, No 1 (2022): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v17i1.4588

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan yang muncul pada novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui nilai moral yang terkandung dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen dengan tinjauan sosiologi sastra, (2) untuk mengetahui relevansi novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X MA.Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakan atau bisa disebut library research. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan mendeskripsikan nilai moral yang muncul dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen dengan tinjauan sosiologi sastra. Selain itu, juga untuk mendeskripsikan relevansi novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X MA. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya JS Khieren, terbitan PT Bukune Kreatif Cipta, memiliki 355 halaman dan diterbitkan pada 2019 dan sumber buku referensi, jurnal, skripsi, tesis, maupun artikel yang mendukung dan menunjang permasalahan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, simak dan teknik catat. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini mengguakan teknik triangulasi teori. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teknik analisis data interakif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat (1) Hasil dari penelitian ini ditemukan 5 nilai moral yang muncul dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen, diantaranya adalah nilai moral tanggung jawab terdiri dari 1 data, kasih sayang terdiri dari 1 data, peduli terdiri dari 1 data, religius terdiri dari 1 data, pantang menyerah terdiri dari 1 data (2) Novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya JS Khairen sangat relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di MA yang sesuai dengan kurikulum 2013 kelas X semester genap, yaitu dengan materi sastra, tepatnya KD 3.18 Menganalisis isi dari minimal satu buku fiksi dan satu buku nonfiksi yang sudah dibaca. Sehingga novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya JS Khairen tersebut sangat relevan untuk dijadikan sebagai penunjang pembelajaran Bahasa Indonesia. Kata kunci: Nilai Moral, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Novel.
REFLEKSI SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA “SAIJAH DAN ADINDA” SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Nindy Advianturi; Ika Martanti Mulyawati
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): JURNAL LITERASI OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.074 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i2.7659

Abstract

Karya sastra sangat erat dengan kehidupan masyarakat. Problematika yang ada dalam kehidupan sosial masyarakat dapat dengan jelas digambarkan melalui karya sastra. Persoalan-persoalan sosial yang terjadi di dalam masyarakat yang ada dalam karya sastra dapat dijadikan pembelajaran oleh pembaca. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan refleksi sosial dalam naskah naskah drama “Saijah dan Adinda”, kemudian refleksi sosial tersebut direlevansikan dengan pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Saniwiah kelas VIII. Data dalam penelitian ini adalah dialog-dialog yang terdapat dalam naskah drama “Saijah dan Adinda” karya Multatuli. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Keabsahan data dibuktikan dengan teknik triangulasi berjenis teori dengan membandingkan lebih dari satu teori untuk membuktikan bahwa data tersebut valid. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data dari Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.  Hasil dari penelitian mengenai refleksi sosial ditemukan konteks sosial dari pengarang yaitu Multatuli yang posisinya sebagai penulis naskah drama “Saijah dan Adinda” sekaligus Asisten Residen yang menyaksikan penindasan koloni di Lebak. Inti dari refleksi sosial atau Cermin kehidupan sosial masyarakat ditemukan dari beberapa persoalan, berupa persoalan kematian, cinta, ketidakadilan, harapan, dan perjuangan. Hasil dari penelitian ini dimanfaatkan sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Sanawiah kelas VIII terutama dalam KD 3.15 dan 4.15 dalam materi teks drama. Pada KD 3.15 peserta didik diminta untuk mengidentifikasi informasi-informasi yang berisi pesan dan nilai sosial yang terkadung di dalam teks drama. Sedangkan, dalam KD 4.15 peserta didik dapat menanggapi serta mengulas mengenai isi, pesan, serta nilai sosial yang ada di dalam teks drama tersebut.
PRINSIP KESANTUNAN PADA FILM 99 NAMA CINTA KARYA DANIAL RIFKI SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH ALIYAH Candra Alfiyani; Ika Martanti Mulyawati
MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Vol 20, No 1 (2022): Medan Makna Juni
Publisher : Balai Bahasa Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mm.v20i1.3804

Abstract

This study examines the principle of politeness in the film 99 Nama Cinta by Danial Rifki.The aims of this study are (1) to determine the politeness principles contained in Danial Rifki's film 99 Nama Cinta, (2) to determine the relevance of Danial Rifki's film 99 Nama Cinta to learning Indonesian at Madrasah Aliyah. This study uses a qualitative description method and uses a pragmatic approach. Data collection techniques used are listening techniques, note-taking techniques, and pause or pause techniques. The results of this study indicate that (1) Language politeness in Danial Rifki's film 99 Nama Cinta found 65 data including 40 data on compliance with language politeness consisting of 5 maxims of wisdom, 6 maxims of generosity, 20 maxims of appreciation, 3 maxims of simplicity, 4 maxim of consensus, 2 maxims of sympathy. There are 25 violations in the film 99 Nama Cinta, consisting of 3 violations of the maxim of wisdom, 1 violation of the maxim of generosity, 11 violations of the maxim of appreciation, 4 violations of the maxim of simplicity, 4 violations of the maxim of consensus, and 2 violations of the maxim of sympathy. (2) Relevance in learning Indonesian at Madrasah Aliyah, at KD 4.16 Prepare a review by taking into account the results of the comparison of several review texts. The film 99 Names of Love can be relevant in this learning as a learning medium for students to be able to compose review texts according to the systematics of reviewers.
Analisis Novel Janji Karya Tere Liye Dalam Kajian Strukturalisme Robert Stanton Muhammad, Misbahul Fatta; Ika Martanti Mulyawati
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/adjektiva.v6i2.2107

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kajian strukturalisme Robert Stanton dalam novel Janji karya Tere Liye adalah tema, fakta-fakta cerita (alur, karakter, dan latar), sarana-sarana sastra (judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan metode teknik pustaka, simak dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu Tema dalam novel Janji karya Tere Liye ada dua, yakni persahabatan dan perjalanan untuk menemukan pelajaran hidup sehingga membuat suatu cerita lebih menyatu dan relevan dengan setiap rangkaian peristiwa sebelumnya. Fakta-fakta cerita dalam novel Janji merupakan fakta yang berdasarkan kisah nyata dan dapat dibuktikan kebenarannya dari segi alur, karakter, dan latar sehingga terbentuk suatu unsur yang terstruktur dan faktual dalam kehidupan. Sarana-sarana sastra dalam novel Janji menjadikan suatu karya sastra dapat dinikmati oleh pembaca dan mempunyai nilai estetika dengan adanya judul, sudut pandang, gaya dan tone, simbolisme, dan ironi sebagai ciri khas dari novel Janji hasil karya Tere Liye.
ANALISIS KESESUAIAN STANDAR MUTU BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS X DENGAN IKM DI MAN SUKOHARJO Febriyanti, Dhini; Mulyawati, Ika Martanti
Jurnal Komposisi Vol 8, No 1 (2023): JURNAL KOMPOSISI
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v8i1.2168

Abstract

This study aims to describe the suitability of the textbook Cerdas Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia for SMA/SMK Class X with the textbook quality standards according to BSKAP and find out the IKM  with textbooks at MA Negeri Sukoharjo. The method used is descriptive qualitative. The source of the data comes from the textbook Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMA/SMK Class X, Indonesian language teachers, vice principal for curriculum, and grade X students of MA Negeri Sukoharjo. The results of the research found a total of 238 data. Data from the book in the form of text as much as 72 data, images as much as 58 data, and links or QR codes as much as 11 data. This textbook is quite feasible to use as teaching material according to the textbook criteria stipulated in Permendikbudristek Numb. 22 of 2022 concerning Book Quality Standards, Process Standards and Manuscript Acquisition Rules, and Process Standards and Book Publishing Rules. It is said to be quite feasible because only five errors were found. Namely sentenceineffectiveness, inconsistency of writing, writing errors, uneven ink, dan the appearance of electronic book images look blurry. The interview data contained the role of the independent curriculum in MA 18 data, the application of IKM learning to textbooks 32 data, and student responses to textbooks 47 data. IKM with textbooks at MA Negeri Sukoharjo has been implemented, but not maximized. This textbook can be used as teaching material and the implementation of an independent curriculum is already underway, but evaluation needed.
KAJIAN UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL DEAR ALLAH KARYA DIANA FEBI (SUATU TINJAUAN STRUKTURAL SEMIOTIK) Nahrin Indriani; Ika Martanti Mulyawati
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Indonesian language and literature education program Majapahit Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/matapena.v6i02.2663

Abstract

Abstract This study aims to explain: (1) the intrinsic elements of the novel Dear Allah by Diana Febi, (2) the relationship between setting, plot, and characterizations tied to the theme in the novel Dear Allah, and (3) the form of the relationship between signs and references in the form of indexes, symbols, as well as icons in the novel Dear Allah. This research uses the content method with a qualitative description approach. The validity of the data is obtained through observation, perseverance and thoroughness of the reader in reading and understanding the contents of the novel, as well as the triangulation method. The results of the study explain that the novel Dear Allah has a forward plot with three stages, namely the first stage is an introduction, then the middle stage is the emergence of a conflict or problem, and the last stage is a resolution. The novel Dear Allah by Diana Febi ends with happiness for the main characters, namely Naira and Wildan. They both can finally live together happily and they are grateful to have been blessed with a child. The story of this novel is set in a mosque, room, Wildan's house, hospital, living room, operating room, and hall of the nursing center. All intrinsic elements are interrelated and tied to the theme. The form of the relationship between signs and references can be found in the novel Dear Allah in the form of icons, which consist of diagrammatic icons, topological icons, and metaphorical icons. Then, there are also indexes and symbols. Keywords: Novel, Intrinsic, Structural Semiotic.
TRADISI, MITOS, DAN RITUAL SYAWALAN DI DESA MORODEMAK, KECAMATAN BONANG, KABUPATEN DEMAK: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA (Syawalan Traditions, Myths and Rituals in Morodemak Village, Bonang District, Demak Regency: Anthropological Literary Study) Fatinah, Ainayah; Mulyawati, Ika Martanti
Salingka Vol 20, No 2 (2023): SALINGKA, Edisi Desember 2023
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v20i2.939

Abstract

Sedekah tidak hanya diberikan kepada manusia saja, namun ada sedekah laut yang diberikan untuk makhluk yang ada di laut seperti ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi, mitos, dan ritual Syawalan di Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Metode yang digunakan yaitu kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teori antropologi sastra. Sumber data diperoleh dari peristiwa, informan, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam sedekah laut Syawalan terdapat tradisi, mitos, dan ritual yang masih dilestarikan oleh masyarakat. Berdasarkan hasil temuan data, bentuk tradisi yang dilakukan warga diantaranya: (1) udik-udikan, (2) peraonan, (3) wayangan. Sedangkan mitos yang masih dipercaya warga diantaranya: (1) pemilihan peran dan alur cerita wayang, (2) terjadi musibah jika tidak menggelar pertunjukan wayang kulit, (3) terjadi bencana di laut jika tidak melarungkan kepala kerbau. Dan ritual yang masih dijalankan oleh warga yaitu: (1) selametan, (2) larungan kepala kerbau, (3) dalang puasa ruwat, (4) pelengkap sesaji. Kata Kunci: tradisi, mitos, ritual, antropologi sastra
Analisis Keterbacaan Grafika dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas X SMA/SMK pada Kurikulum Merdeka Shahamah, Nafa; Hafshah Shalihat; Ika Martanti Mulyawati
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 01 (2024)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v5i01.9116

Abstract

There are four book quality standards set by BSKAP, material standards, presentation standards, design standards and graphic standards. Independent curriculum textbooks can be evaluated based on these criteria.  However, it is not easy to get high quality books that meet BSKAP standards. The aim of this research is to explain whether the Indonesian language textbooks for class The method used in this research is descriptive quality. The source of this data comes from an Indonesian language textbook written by Pipit Dwi Komariah for class X SMA/SMK, published by Erlangga Curriculum Merdeka. The results of the research regarding the suitability of book graphics fall into the category of being quite decent and meeting the quality standard criteria, but there are inconsistencies in the layout or coastline. Even though the independent curriculum has been implemented, this textbook can be used as teaching material.   Ada empat standar kualitas buku yang ditetapkan oleh BSKAP, standar materi, standar penyajian, standar desain, dan standar grafika. Buku teks kurikulum merdeka dapat dievaluasi berdasarkan kriteria ini.  Namun, tidak mudah mendapatkan buku berkualitas tinggi yang memenuhi standar BSKAP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan apakah buku teks bahasa Indonesia kelas X SMA/SMK yang diterbitkan oleh Pipit Dwi Komariah, yang diterbitkan oleh Erlangga kurikulum Merdeka, memenuhi standar kualitas buku teks menurut BSKAP dan mengetahui IKM dengan buku teks di MA Negeri Sukoharjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitas. Sumber data ini berasal dari buku teks bahasa Indonesia yang ditulis oleh Pipit Dwi Komariah untuk kelas X SMA/SMK, yang diterbitkan oleh Erlangga kurikulum Merdeka. Hasil penelitian tentang kelayakan grafik buku yang termasuk ke dalam kategori cukuplah layak dan memenuhi kriteria standar mutu, tetapi ada ketidak konsisten dalam tata letak atau pesisir. Meskipun kurikulum merdeka telah diterapkan, buku teks ini dapat digunakan sebagai bahan ajar.
Analisis Persepsi Guru Terhadap Penerapan 4 Kompetensi di Sekolah Hidayah, Apriliana Nur; Mulyawati, Ika Martanti
JURNAL PENDIDIKAN Vol 34 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v34i3.7386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan guru terhadap perubahan dan tantangan dalam dunia pendidikan, termasuk perkembangan teknologi pembelajaran, dan dinamika sosial di lingkungan sekolah. Perubahan cepat di era digital serta kebijakan pendidikan yang terus berganti menuntut guru untuk beradaptasi dan mengambil peran aktif sebagai agen perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian yaitu guru Madrasah Ibtidaiyah, kepala sekolah SMP, dan guru SMK di Kota Boyolali. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pandangan yang cukup terbuka terhadap perubahan, meskipun sering kali diiringi dengan rasa cemas dan tekanan psikologis akibat kurangnya kesiapan infrastruktur, keterbatasan pelatihan, dan ketidakpastian kebijakan pendidikan. Guru menyadari pentingnya peningkatan kompetensi pribadi dalam bidang pedagogik dan teknologi, serta menjalin kolaborasi dengan sesama guru sebagai bentuk respon terhadap tantangan tersebut. Selain itu, guru mengakui bahwa perubahan justru membuka ruang untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan kolaboratif dari sekolah, pemerintah dan lembaga pendidikan sangat krusial dalam membantu guru menghadapi perubahan pendidikan yang signifikan. Selain itu, tantangan dan perubahan yang dihadapi guru juga dapat memberikan dampak positif ketika disertai dengan kompetensi dan pemenuhan komponen internal diri guru yang memadai.