Pelayanan farmasi penting untuk memberikan obat dan layanan berkualitas kepada pasien. Apoteker dan tenaga farmasi menghadapi berbagai situasi yang melibatkan pertimbangan etika. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dimensi etika terkait dengan pelayanan farmasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk jurnal, buku, dan pedoman etika. Studi kasus dan contoh nyata dianalisis untuk menggambarkan situasi etis yang umum dihadapi oleh apoteker dan tenaga farmasi. Kode etik dan pedoman praktik yang dikeluarkan oleh organisasi profesi farmasi juga ditinjau. Hasil tinjauan ini mengungkapkan prinsip-prinsip etika yang relevan dalam pelayanan farmasi, seperti otonomi, keadilan, dan non-malefikasi. Konflik kepentingan dan komunikasi efektif juga penting. Tantangan etis lainnya termasuk privasi pasien, distribusi obat yang adil, dan pengelolaan konflik moral. Pelayanan farmasi yang etis adalah dasar penting dalam perawatan kesehatan. Memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika dalam praktik sehari-hari penting untuk pelayanan yang bermartabat. Penelitian dan pendidikan etika farmasi yang berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran dan kompetensi etika para profesional farmasi. Kata kunci: etika; konflik kepentingan; pelayanan farmasi; prinsip etika; tenaga farmasi
Copyrights © 2025