Rendahnya literasi lingkungan menjadi salah satu penyebab terjadinya perusakan lingkungan. Upaya peningkatan pemahaman literasi lingkungan dapat dilakukan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan lingkungan. Hal tersebut akan mengajak siswa berfikir kritis tentang peran lingkungan dalam kehidupan. Kawasan Ekowisata Bagek Kembar yang terletak di Desa Persiapan Empol Kabupaten Lombok Barat menyimpan potensi keanekaragaman hayati melimpah. Kawasan Ekowisata Bagek Kembar memainkan 3 fungsi sekaligus yaitu fungsi ekologis, ekonomi dan edukasi. Ancaman kerusakan lingkungan di kawasan tersebut makin meningkat, sehingga dirasa perlu diadakan pengenalan keanekaragaman hayati kawasan melalui media pembelajaran sehingga berdampak pada timbulnya rasa cinta lingkungan dan kontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan. Program pelatihan media pembelajaran ini melibatkan guru-guru di SMAN 1 Sekotong Lombok Barat. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa sebanyak 65% guru telah menemukan dan melihat keanekaragaman hayati di kawasan namun hal tersebut bertolak belakang dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai media pembelajaran. Sebanyak 96% peserta pelatihan menunjukkan ketertarikan dalam pembuatan media pembelajaran dan akan menggunakan dalam pembelajaran sehingga mampu meningkatkan literasi lingkungan kepada siswa dan menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan. Guru mitra juga menunjukkan kepuasan terhadap penyampaian materi dan isi materi dalam kegiatan pengabdian.
Copyrights © 2025