Background: Pelaku usaha di Kabupaten Tangerang belum optimal dalam pemanfaatan teknologi berbasis digital, kurang kreatif dan inovatif serta tidak terampil dalam mengelola keuangan. Tantangan bisnis yang makin besar menuntut pelaku bisnis berupaya mengadopsi digitalisasi, meningkatkan kualitas diri dan menyediakan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Demi menghadapi persaingan yang ketat pelaku UMKM harus siap dengan berbekal pengetahuan dan mampu melihat peluang bisnis. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan UMKM Di Kabupaten Tangerang melalui optimalisasi bisnis digital, peningkatan sumber daya manusia dan pengelolaan keuangan. Metode: Kegiatan sosialisasi melibatkan 43 peserta, panitia dan mitra yaitu LKP Topi Bambu Foundation dengan pelaksanaan secara luring berlokasi Di Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang. Terdapat dua pendekatan yaitu secara konvensional dan inquiry. Metode pelaksanaan secara bertahap yang meliputi: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan pelaporan. Hasil: Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM Di Kabupaten Tangerang terkait dengan optimalisasi bisnis digital, kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan keuangan bisnis sebesar 25,81 % dari nilai rata-rata. Ini artinya sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi pada pelaku UMKM. Dari 43 peserta yang mengisi kuesioner semua dinyatakan lulus dan berhasil dalam sosialisasi. Kesimpulan: Pasca sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan potensi diri dan keterampilan pelaku usaha untuk menjadi sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dan mampu mengembangkan bisnis kearah yang lebih maju dan besar dengan pemanfaatkan teknologi di era digitalisasi. Selain itu mampu mengelola keuangan bisnis dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan agar bisnis yang dijalankan memiliki daya saing baik secara nasional maupun internasional.
Copyrights © 2025