Background: Ekonomi sirkular merupakan strategi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, terutama di daerah pedesaan. Giripurno Batu Jawa Timur memiliki potensi pemanfaatan limbah kulit pisang yang belum optimal untuk menghasilkan produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian ini memberdayakan kelompok perempuan melalui inovasi Yogurt berbahan kulit pisang, sekaligus meningkatkan keterampilan praktis dan pemahaman mereka terkait ekonomi sirkular. Metode: Pendekatan partisipatif melalui pendampingan, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan produk. Sebanyak 30 orang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan 94,28%, yang menandakan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan awal, namun terbatas pada penerapan praktis. Setelah kegiatan, post-test meningkat menjadi 95,71%, dengan peningkatan 1,43%, yang menggambarkan efektivitas proses pembelajaran. Kesimpulan: Inovasi Banagurt tidak hanya memperkuat kapasitas perempuan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi, tetapi juga mendukung transformasi menuju ekonomi sirkular berkelanjutan dan membuka peluang usaha mandiri yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2025