Pendahuluan: Wilayah pesisir utara Pekalongan memiliki potensi besar dalam budidaya udang vaname, namun produktivitas masih rendah akibat ketidakstabilan kualitas air, tingginya biaya operasional karena ketergantungan pada listrik PLN, serta manajemen usaha yang masih bersifat konvensional. Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan hasil produksi tambak melalui penerapan Aerator Cerdas berbasis Internet of Things (IoT) tenaga surya, sistem monitoring kualitas air otomatis, serta digitalisasi manajemen budidaya. Metode: Tahapan kegiatan meliputi observasi kondisi tambak, sosialisasi, pelatihan teknis dan non-teknis, implementasi perangkat, pendampingan operasional, dan evaluasi kinerja menggunakan indikator biaya, kualitas air, dan produktivitas. Hasil: Program menunjukkan penurunan biaya listrik sebesar 20–30%, peningkatan kualitas air dengan oksigen terlarut stabil ≥4 mg/L, serta peningkatan produktivitas minimal 20%. Selain itu, 30% anggota kelompok telah menggunakan aplikasi manajemen tambak untuk pencatatan pakan dan siklus panen. Kesimpulan: Penerapan teknologi aerator cerdas berbasis IoT tenaga surya efektif meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kemandirian energi petambak, serta memberi dampak sosial ekonomi positif dan berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Copyrights © 2025