Background: Remaja yang berada dalam pembinaan Yayasan Al Kahfi Cabang Johar Baru memiliki beragam problem, seperti dari keluarga kurang mampu, hidup dalam lingkungan yang penuh dengan kekerasan, bahkan sebagian dari mereka ikut dalam aksi tawuran, sehingga berdampak pada hilangnya keinginan untuk mengikuti pendidikan formal. Riset ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang learning agility dan motivasi melalui penguatan keterampilan komunikasi kepada remaja yang berada dalam binaan Yayasan Al Kahfi, Johar Baru. Metode: Metode yang dipilih adalah berupa kegiatan penyuluhan dengan pendekatan partisipasi aktif, antara penyuluh dengan para remaja tersebut. Hasil: Peserta mengalami peningkatan keterampilan berkomunikasi seperti keaktifan bertanya, menyampaikan pendapat, serta berinteraksi dengan sesama peserta maupun penyuluh. Selain itu peserta kembali termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan formalnya. Kesimpulan: Kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang learning agility.
Copyrights © 2025