Film dokumenter Pedal Waktu Jalanan Bandung merupakan film dokumenter yang mengangkat kisah Paguyuban Sapedah Baheula Bandung (PSBB), sebuah komunitas pecinta sepeda ontel yang berperan dalam melestarikan budaya di tengah arus modernisasi. Film ini menyampaikan nilai-nilai sejarah, semangat komunitas, serta gaya hidup sehat melalui wawancara bersama pendiri, ketua, dan anggota PSBB, serta narasumber dari komunitas sepeda tua Indonesia (KOSTI). Pembuatan karya ini tidak terlepas dari proses penyutradaraan yang menerapkan konsep-konsep penting dalam produksi film dokumenter. Penyutradaraan merupakan proses mengarahkan visi kreatif dan menerjemahkannya ke dalam bentuk visual yang komunikatif. Tujuan dari laporan ini adalah menjelaskan bagaimana gaya, pendekatan, dan struktur dokumenter digunakan dalam proses penyutradaraan. Gaya penyutradaraan yang diterapkan adalah gaya ekspository, yang disampaikan melalui narasi voice over untuk memperjelas alur cerita dan memperkuat penyampaian pesan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan naratif yang menyusun pernyataan narasumber menjadi alur cerita dengan struktur tiga babak: awal mula terbentuknya komunitas, tantangan serta kisah inspiratif anggota, hingga harapan masa depan komunitas. Tahapan penciptaan meliputi proses pra-produksi, produksi, hingga pasca produksi. Penerapan konsep penyutradaraan tersebut memungkinkan film dikemas sesuai dengan visi sutradara dan menjangkau target audiens secara efektif melalui media sosial YouTube.
Copyrights © 2025