Curah hujan ekstrem di Kabupaten Wonogiri yang menyebabkan banjir pada tanggal 12 Februari 2023 yang disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara menyeluruh faktor-faktor yang mempengaruhi cuaca di wilayah Indonesia, dari skala global hingga lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif pada beberapa faktor, seperti El Nino Southern Oscilation (ENSO), Dipole Mode (DM), Madden Jullian Oscillation (MJO), sistem monsun Asia-Australia, dan kondisi labilitas udara atas di lokasi kajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat MJO aktif pada fase 3-6 dari tanggal 20 Januari 2023 hingga 23 Februari 2023, sehingga meningkatkan suplai uap air ke wilayah Indonesia. Selain itu, adanya Intertropical Convergence Zone (ITCZ) di wilayah Indonesia memicu terjadinya konvergensi angin di wilayah Wonogiri dan sekitarnya. Hasil analisis transpor kelembapannya juga menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut meningkatkan transpor kelembapan ke wilayah Indonesia dan terjadi konvergensi transpor kelembapan di wilayah kajian. Faktor-faktor tersebut memicu kondisi udara atas di wilayah Wonogiri dan sekitarnya menjadi labil, sehingga semakin meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif yang menjadi penyebab hujan yang lebih dari 100 mm/hari di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025