Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran guru di SKH Mathla’ul Anwar Menes dalam menangani anak dengan gangguan autisme, khususnya siswa berinisial D yang berada pada tingkat autisme sedang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang memungkinkan peneliti memahami fenomena secara komprehensif dalam konteks nyata. Penelitian dilaksanakan pada 3 dan 10 Juni 2025 dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua guru pendamping, yaitu Ibu Lilis dan Bapak Nanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting dalam mengelola perilaku siswa, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memfasilitasi interaksi sosial melalui penggunaan media visual, penguatan positif, dan pendampingan individual. Meskipun siswa masih mengalami hambatan dalam regulasi diri, fokus belajar, dan respons terhadap instruksi verbal, strategi adaptif yang diterapkan guru terbukti membantu meningkatkan kemampuan memahami tugas dan mengikuti rutinitas. Temuan ini memberikan gambaran mengenai praktik efektif dalam pembelajaran bagi anak autis di sekolah khusus.
Copyrights © 2025