Era VUCA yang ditandai dengan perubahan cepat dan ketidakpastian menuntut organisasi untuk beradaptasi dan berinovasi guna mempertahankan kinerja dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) dan Learning Agility (LA) terhadap Work Engagement (WE) dengan Resilience (RIS) sebagai variabel mediasi pada 180 karyawan perusahaan ritel di Kota Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif, pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert, dan dianalisis dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS berpengaruh positif dan signifikan terhadap WE, sedangkan LA tidak berpengaruh langsung terhadap WE. RIS berpengaruh signifikan terhadap WE, dan POS serta LA berpengaruh signifikan terhadap RIS. POS memiliki pengaruh tidak langsung terhadap WE melalui RIS, dan LA memiliki pengaruh tidak langsung terhadap WE melalui RIS. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan organisasi dan pengembangan resiliensi dalam meningkatkan keterikatan kerja karyawan.
Copyrights © 2025