Fenomena penelitian ini adalah tingginya angka mahasiswa putus kuliah yang salah satunya diakibatkan oleh tekanan akademik. Mahasiswa semester akhir memiliki tekanan yang lebih besar karena ada tugas akhir berupa penyelesaian skripsi. Keputusasaan akademik merupakan proses pemikiran individu terkait ketidakpastian masa depan dan kehilangan motivasi. Salah satu faktor pelindung keputusasaan adalah resiliensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran resiliensi terhadap keputusasaan akademik pada mahasiswa semester akhir di Jakarta. Penelitian menggunakan pendeketan kuantitatif non-eksperimental. Partisipan berjumlah 394 mahasiswa aktif semester 7 atau 8. Instrumen yang digunakan meliputi Connor-Davidson Resilience Scale yang telah adaptasi ke dalam Bahasa Indonesia untuk mengukur resiliensi dan Academic Hopelessness Inventory (AHI) untuk mengukur keputusasaan akademik. Hasil penelitian, terdapat peran antara resiliensi dan keputusasaan akademik pada mahasiswa semester akhir di Jakarta (r = -0.804, p < 0.01). Semakin tinggi tingkat keputusasaan akademik individu, maka semakin rendah resiliensi yang dimiliki individu.
Copyrights © 2025