Penelitian ini menyoroti meningkatnya tekanan akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang sering memicu keputusasaan, terutama tanpa dukungan sosial yang memadai. Kasus-kasus di berbagai universitas menunjukkan dampak serius dari tekanan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan keputusasaan akademik pada 306 mahasiswa di Jabodetabek menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan AHI dan MSPSS. Hasil menunjukkan korelasi negatif kuat (r = –0,777; p < 0,001), menandakan bahwa semakin tinggi dukungan sosial, semakin rendah keputusasaan akademik. Temuan ini menegaskan peran penting dukungan sosial sebagai faktor protektif bagi mahasiswa.
Copyrights © 2025