Hubungan dalam rumah tangga dapat terjaga dengan komunikasi dan sikap yang baik antar pasangan. Tidak menutup kemungkinan, ada beberapa perilaku dari pasangan yang kurang disukai menjadi pemicu konflik rumah tangga. Subjek adalah pasangan suami istri yang sedang memiliki permasalahan terkait dengan perilaku yang kurang disukai oleh satu sama lain. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui asesmen dengan teknik wawancara, observasi serta skala dyadic adjustman. Intervensi yang digunakan yaitu Behavioral Couple Therapy (BCT) yang terdiri dari tujuh sesi dengan target memperbaiki pola perilaku suami dan istri. Hasil dari intervensi yang diperoleh, bahwa masing-masing subjek menunjukan perilaku positif terhadap satu sama lain. Suami mencoba dan membiasakan diri untuk terlibat membantu pekerjaan rumah tangga, dan istri mengurangi perilaku membentak dan berbicara dengan nada tinggi
Copyrights © 2025