Penelitian ini dilakukan untuk memahami pekerja perempuan yang mengelola peran ganda sebagai pekerja industri dan ibu rumah tangga di Desa Tambak. Penelitian ini dilatarbelakangi peningkatan partisipasi perempuan di Desa Tambak, yang banyak bekerja di sektor manufaktur, dihadapkan pada tuntutan kompleks untuk menyeimbangkan peran publik dan tanggung jawab domestik (sebagai istri dan ibu). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap perempuan pekerja di PT. Nikomas Gemilang yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pekerja mengalami tekanan waktu, kelelahan fisik, dan beban emosional akibat tuntutan ganda. Namun, mereka tetap berusaha menyeimbangkan peran dengan strategi seperti manajemen waktu, serta pembagian peran domestik dengan pasangan.
Copyrights © 2025