Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengetahui efektivitas media pembelajaran Crossture Asahan, yaitu teka-teki silang interaktif berbasis budaya lokal, dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model Borg dan Gall yang disederhanakan, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan revisi produk. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas X yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, tes diagnostik, tes penguasaan kosakata, dan angket respon siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan penguasaan kosakata dari rata-rata rendah menjadi tinggi, media diterima dengan baik, dan siswa lebih termotivasi serta terlibat aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, Crossture Asahan terbukti efektif sebagai media pembelajaran kosakata.
Copyrights © 2025